Pelatih Baru Inggris Tuchel, Tetapkan Arah Baru untuk Inggris dalam Kualifikasi Piala Dunia

Bagikan

Pengungkapan Thomas Tuchel sebagai pelatih asing ketiga dalam sejarah Inggris mungkin telah membuat sebagian basis penggemar kesal.

Pelatih Baru Inggris Tuchel, Tetapkan Arah Baru untuk Inggris dalam Kualifikasi Piala Dunia

Tampaknya tiga konferensi pers dan kemenangan gemilang selama 90 menit pada hari Jumat telah cukup untuk membangun cukup banyak keyakinan dari para pendukung dan pemain. Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi mengenai sepak bola menarik lainnya hanya klik FOOTBALL TODAY.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Era Baru Inggris di Bawah Tuchel

Penunjukan Thomas Tuchel sebagai pelatih baru Inggris memang sempat menimbulkan keraguan di kalangan penggemar. Dia menjadi pelatih asing ketiga dalam sejarah timnas Inggris. Namun, dengan cepat Tuchel berhasil meyakinkan banyak pihak melalui konferensi pers dan kemenangan meyakinkan di pertandingan pertamanya. Dukungan dari pemain dan penggemar pun mengalir deras.

Istilah “flitterwochen” atau “minggu-minggu penuh perada” yang biasa digunakan di Jerman, sangat cocok menggambarkan sambutan hangat yang diterima Tuchel di Stadion Wembley. Para pemain, seperti Morgan Rogers, merasakan aura positif dari sang pelatih. Tuchel pun mengajak publik untuk mencintai timnya. Pesta penyambutan dengan kembang api dan spanduk raksasa semakin memeriahkan suasana.

Tuchel membalas dukungan tersebut dengan memberikan tepuk tangan kepada 82.378 penonton yang hadir. Kemenangan 2-0 atas Albania menjadi awal yang baik bagi Tuchel dalam kualifikasi Piala Dunia. Kemenangan ini menjadi penting bagi kedua belah pihak.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Ambisi Besar di Piala Dunia 2026

Kontrak 18 bulan yang ditandatangani Tuchel menunjukkan fokus utama Inggris untuk meraih gelar di Piala Dunia 2026. Turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini kemungkinan akan menjadi kesempatan terakhir bagi banyak pemain bintang Inggris. FA tidak ingin generasi emas ini gagal lagi.

Tuchel sendiri ingin membuktikan bahwa dirinya adalah orang yang tepat untuk mengakhiri penantian panjang Inggris sejak kemenangan di Piala Dunia 1966. Dia punya waktu singkat untuk membangun tim yang tangguh. Pengalamannya dalam meraih trofi bersama Chelsea dan Bayern Munich menjadi modal penting.

Pertanyaan besarnya adalah, bisakah Tuchel membawa kesuksesan di level klub ke panggung internasional? Jawabannya akan menentukan keberhasilannya di Inggris. Dengan hanya 20 sesi latihan dan beberapa pertandingan tersisa sebelum Piala Dunia 2026, setiap penampilan tim akan sangat berarti.

Baca Juga: Antony Siap Bermain Melawan Madrid Setelah Kartu Merahnya Dicabut

Kemenangan Awal yang Memuaskan

Inggris memulai pertandingan melawan Albania dengan gaya yang mirip dengan era Gareth Southgate. Umpan-umpan pendek dan penguasaan bola mendominasi. Namun, kebuntuan baru pecah berkat aksi individu yang brilian dari Jude Bellingham.

Bellingham berhasil melewati beberapa pemain Albania dan memberikan umpan kepada Myles Lewis-Skelly. Pemain berusia 18 tahun itu mencetak gol pada debutnya bersama timnas Inggris. Tuchel memuji Lewis-Skelly sebagai pemain yang percaya diri dan dewasa.

Di sisa babak pertama, Inggris terus menekan Albania. Umpan-umpan panjang juga menjadi senjata untuk mencari pemain yang berlari di belakang pertahanan lawan. Tuchel ingin membangun tim yang kuat secara fisik, seperti tim-tim di Liga Primer.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Albania memberikan perlawanan yang cukup sengit. Dukungan dari penggemar Albania di London membuat tim tamu semakin bersemangat. Namun, Inggris mampu mengatasi tekanan tersebut dan memastikan kemenangan berkat gol dari Harry Kane.

Tuchel mengakui bahwa Albania adalah lawan yang sulit. Dia memuji semangat juang dan kekuatan fisik tim tersebut. Kemenangan ini memberikan kepercayaan diri bagi Inggris untuk terus berkembang dan memantapkan gaya permainan mereka.

Kualifikasi Piala Dunia hanyalah langkah awal. Ujian sesungguhnya akan datang di babak gugur turnamen, saat tekanan semakin besar. Di saat itulah kita akan melihat apakah keputusan Inggris menunjuk Tuchel akan membuahkan hasil. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola terbaru lainnya hanya dengan klik footballtodayhd.com.