Ajax Amsterdam akhirnya meraih kemenangan penting setelah berhasil menaklukkan Sparta Rotterdam dengan skor meyakinkan 4-0 dalam lanjutan Eredivisie musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Johan Cruyff Arena tersebut menjadi momen berharga bagi tim yang sedang berusaha bangkit dari performa tidak konsisten sepanjang musim ini.
Kemenangan tersebut juga menandai awal yang positif bagi pelatih baru Ajax, Oscar Garcia. Pelatih asal Spanyol itu menjalani debutnya bersama Ajax dalam pertandingan tersebut. Tiga poin yang berhasil diraih memberikan dorongan moral bagi tim sekaligus menjadi sinyal bahwa perubahan mulai terjadi di tubuh klub.
Bagi kiper Maarten Paes, kemenangan ini memiliki makna yang sangat spesial. Penjaga gawang yang juga memperkuat Timnas Indonesia itu akhirnya merasakan kemenangan pertamanya bersama Ajax setelah sebelumnya hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan dalam tiga laga awalnya bersama klub tersebut.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Oscar Garcia Mulai Terapkan Filosofi Baru
Setelah pertandingan berakhir, Oscar Garcia mengungkapkan rasa puasnya terhadap performa tim. Meski demikian, ia menegaskan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki agar Ajax bisa kembali tampil dominan seperti identitas permainan mereka di masa lalu.
Garcia ingin mengubah beberapa aspek dalam gaya bermain Ajax, terutama dalam proses membangun serangan dari lini belakang. Ia menilai tim terlalu sering menggunakan bola panjang yang justru membuat penguasaan bola menjadi kurang efektif.
Menurut Garcia, tim harus lebih sabar dalam mengalirkan bola dan membangun permainan dari kaki ke kaki. Filosofi ini merupakan bagian dari pendekatan taktisnya yang menekankan penguasaan bola, pergerakan pemain, serta koordinasi antar lini yang lebih rapi.
Baca Juga: Kemenangan Besar Bayern atas Atalanta Dibayangi Cedera Musiala dan Urbig
Peran Maarten Paes dalam Skema Baru
Maarten Paes menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian khusus dari Oscar Garcia. Sebagai kiper, Paes diharapkan mampu berperan lebih aktif dalam membantu tim membangun serangan dari lini belakang melalui distribusi bola yang lebih terkontrol.
Garcia berharap Paes dapat mengurangi penggunaan bola panjang dan lebih sering memainkan bola pendek kepada bek atau gelandang yang berada di posisi aman. Hal ini dinilai penting agar Ajax dapat mempertahankan penguasaan bola lebih lama.
Selain itu, pelatih juga menekankan pentingnya koordinasi antara kiper dan lini pertahanan. Dengan komunikasi yang baik dan distribusi bola yang tepat, Ajax dapat memulai serangan dengan lebih terstruktur serta menghindari kehilangan bola secara cepat.
Laga Klasik Menanti Sebelum Agenda Internasional
Setelah kemenangan atas Sparta Rotterdam, Ajax masih memiliki satu pertandingan penting sebelum jeda internasional. Mereka akan menghadapi rival abadi, Feyenoord, dalam laga pekan ke-28 Eredivisie yang dikenal dengan sebutan De Klassieker.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di stadion De Kuip, markas Feyenoord, dan selalu menjadi duel yang sarat gengsi dalam sepak bola Belanda. Atmosfer panas serta rivalitas panjang membuat laga ini selalu dinantikan oleh para penggemar.
Bagi Maarten Paes, pertandingan ini juga menjadi laga terakhir sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia untuk mengikuti agenda FIFA Series 2026. Penampilan yang solid di laga besar tersebut tentu akan menjadi modal penting sebelum ia memperkuat tim nasional di panggung internasional. Simak dan ikuti terus informasi sepak bola terbaru secara lengkap hanya di footballtodayhd.com.
